Aku Ini Pelarian

Aku ini pelarian
Di tanah orang-orang terbuang
Masa lalu menghantui
Masa depan menteror

Aku ini pelarian
Sendiri merayap dalam gelap
Lubang dan lumpur menempaku
Luka adalah kawanku

Aku ini pelarian
Jangan dekati aku
Ketakutan teman sejatiku
Waktu remang pagi memburu
Akupun lari

Kalau aku bisa hentikan waktu
Aku ingin diam,
dan hanya diam


2015 add

Catatan:
Kadang kita hanya perlu untuk melangkah, maju dan menghadapi ketakutan-ketakutan kita.

Kekhawatiran itu seperti kursi malas yang akan membuat kita terus bergerak, tapi tak membawa kita ke manapun.

Bahasa Malaikat

Ketika jiwa merenung
Dan pikiran tidak berbentuk
Hati mencoba merangkai puisi
Namun pilu menelan semua kata
Menguburnya jauh ke dalam
Tubuh yang terdiam kaku

Ketika gelap begitu mencekam
Cahaya tak mampu menembus kabut
Sepasang kaki tak sanggup lagi tegar
Ditopang harapan tipis dan ringkih
Karena keberanian memilih menyingkir
Membiarkan hidup membeku sendiri

Lanjutkan membaca “Bahasa Malaikat”

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑