Dua orang putih menghukum orang-orang merah
Kata orang putih, merah itu kafir
Musuh-musuh Tuhan
Mereka dibantai di tanah mereka
Lanjutkan membaca “Tuhan Yang Berwarna Merah”
Tiang
Tiang-tiang menjulang
Mengapa menutup mata
Mengapa membisu tak acuh
Kecemasan menyergap seperti kabut sore hari
Dendam mencengkeram dan mencemari udara
Lanjutkan membaca “Tiang”
Graffiti #2
Hei kau, amatir
Pujangga gelandangan
Mengapa kau menulis di sudut-sudut kota
Memaksa tembok berbicara untukmu
Boris
Boris.. Boris..
Jadi sudah kau puas
Sudah tahu namanya batas
Sudah tak sabar kau lepas
Lanjutkan membaca “Boris”
Graffiti #1
Kalau boleh aku bertanya
Padamu tangan seniman
Mengapa pinggiran ini tempatmu berkarya
Apa yang memikatmu sehingga bernafsu
Meninggalkan namamu di tembok kelabu
Dan jalan berdebu
Lanjutkan membaca “Graffiti #1”
