Tiang-tiang menjulang
Mengapa menutup mata
Mengapa membisu tak acuh
Kecemasan menyergap seperti kabut sore hari
Dendam mencengkeram dan mencemari udara
Tiang-tiang menjulang
Mari warnai udara
Katakan pada mereka yang di ujung asa
Jangan mati sebelum menang
Tiang-tiang menjulang
Kalian yang berdiri bangga
Menantang langit dengan angkuh
Tak kalian gubris urusan bumi
Malah angkuh berkata
Itu perihal bumi, itu bukan perihal kami
Hujan datang lalu badai
Petir dan angin ribut
Penduduk bumi musnah
Tiang-tiang tumbang dan hancur
—
2014

Tinggalkan komentar