Aku rapuh dan lemah
Seperti rumput di tengah padang
Yang akan berlalu dan dilupakan
Aku hanyalah bisikan kepada malam
Di jalan-jalan kota yang insomnia
Siapa yang mendengar dongeng tidurku?
Puisi, cerita, dan kata-kata
Aku rapuh dan lemah
Seperti rumput di tengah padang
Yang akan berlalu dan dilupakan
Aku hanyalah bisikan kepada malam
Di jalan-jalan kota yang insomnia
Siapa yang mendengar dongeng tidurku?
Hatiku ada 99 petak
Semua sudah kuberikan
Mengapa engkau meminta lebih
Lanjutkan membaca “Hatiku 99 Petak”
Dua orang putih menghukum orang-orang merah
Kata orang putih, merah itu kafir
Musuh-musuh Tuhan
Mereka dibantai di tanah mereka
Lanjutkan membaca “Tuhan Yang Berwarna Merah”
Kau tercipta untuk bersinar
Untuk menghangatkan dunia
Untuk memberi kehidupan
Untuk menjadi bukti
Bahwa keajaiban memang ada
Lanjutkan membaca “Nyanyian Nebula”
Tiang-tiang menjulang
Mengapa menutup mata
Mengapa membisu tak acuh
Kecemasan menyergap seperti kabut sore hari
Dendam mencengkeram dan mencemari udara
Lanjutkan membaca “Tiang”
I want to be in every blast
that lights up the world
I want to be in every beat
that keeps us warm
Be where stars are born
Be where I belong
Be there
In the heart of the universe
—
October 2011
Aku ini pelarian
Di tanah orang-orang terbuang
Masa lalu menghantui
Masa depan menteror
Aku ini pelarian
Sendiri merayap dalam gelap
Lubang dan lumpur menempaku
Luka adalah kawanku
Aku ini pelarian
Jangan dekati aku
Ketakutan teman sejatiku
Waktu remang pagi memburu
Akupun lari
Kalau aku bisa hentikan waktu
Aku ingin diam,
dan hanya diam
—
2015 add
Catatan:
Kadang kita hanya perlu untuk melangkah, maju dan menghadapi ketakutan-ketakutan kita.
Kekhawatiran itu seperti kursi malas yang akan membuat kita terus bergerak, tapi tak membawa kita ke manapun.